Rohmat Selamat Sebut, Pembentukan DKD Merupakan Strategi Institusional Perkuat Tata Kelola dan Profesionalisme PWRI Kabupaten Bogor
Bogor | CitizenNasionalNews.com – Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Bogor Raya secara resmi melantik Ahmad Rohani sebagai Ketua Dewan Koordinasi Daerah (DKD) PWRI Kabupaten Bogor pada Sabtu (25/7/2026).
Pembentukan DKD diproyeksikan sebagai bagian dari penguatan kapasitas institusional organisasi dalam membangun sistem koordinasi yang lebih efektif, memperkuat konsolidasi internal, serta meningkatkan kualitas pelayanan organisasi kepada anggota di tingkat daerah.
Ketua DPC PWRI Bogor Raya, Rohmat Selamat menyatakan, bahwa pembentukan DKD merupakan manifestasi dari proses penguatan tata kelola organisasi yang berorientasi pada efektivitas kelembagaan.
Menurutnya, organisasi profesi dituntut memiliki struktur koordinatif yang mampu mengintegrasikan fungsi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program secara sistematis agar adaptif terhadap dinamika lingkungan strategis dunia Pers.
“Pembentukan DKD merupakan langkah institusional yang didasarkan pada kebutuhan organisasi untuk membangun mekanisme koordinasi yang lebih efektif, akuntabel, dan berkelanjutan. Organisasi tidak dapat bertumpu hanya pada struktur formal, tetapi harus memiliki perangkat kelembagaan yang mampu mengintegrasikan seluruh potensi organisasi dalam satu sistem kerja yang produktif”, ucap Ketua PWRI Bogor Raya dua periode ini, Sabtu 25/7/2026.
Rohmat menegaskan, bahwa penunjukan Ahmad Rohani dilakukan melalui pertimbangan objektif yang mencakup aspek integritas, kapasitas kepemimpinan, pengalaman organisasi, serta kemampuan membangun komunikasi kolektif.
Ia menilai, bahwa kualitas kepemimpinan merupakan determinan utama dalam menjaga stabilitas organisasi sekaligus memperkuat legitimasi kelembagaan.
“Kami memandang kepemimpinan sebagai instrumen strategis dalam membangun organisasi yang sehat. Oleh karena itu, penetapan Ketua DKD didasarkan pada rekam jejak, komitmen organisasi, kapasitas manajerial, dan kemampuan membangun kolaborasi. Kami meyakini Ahmad Rohani memiliki kompetensi tersebut sehingga mampu menjalankan fungsi koordinatif secara optimal”, terangnya.
Lebih lanjut, Rohmat berpandangan, bahwa DKD tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga memiliki mandat strategis untuk memperkuat kohesi organisasi, meningkatkan kualitas komunikasi internal, serta mengembangkan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan PWRI Kabupaten Bogor.
“DKD harus berfungsi sebagai simpul integrasi organisasi. Perannya bukan sebatas menyampaikan informasi organisasi, melainkan membangun konsolidasi, memperkuat solidaritas profesi, mengembangkan kompetensi anggota, serta memastikan setiap kebijakan organisasi dapat diimplementasikan secara efektif hingga pada tingkat operasional”, tegasnya.
Rohmat menerangkan, bahwa transformasi ekosistem media yang dipengaruhi digitalisasi, disrupsi teknologi informasi, dan meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap akuntabilitas pemberitaan mengharuskan organisasi pers melakukan penguatan kapasitas kelembagaan secara berkesinambungan.
Kondisi tersebut, kata dia, menuntut organisasi profesi untuk tidak hanya menjalankan fungsi representatif, tetapi juga fungsi edukatif dan pembinaan profesional.
“PWRI harus menjadi organisasi pembelajar yang mampu meningkatkan kapasitas intelektual, profesional, dan etik anggotanya. Profesionalisme Wartawan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis jurnalistik, tetapi juga oleh integritas moral, independensi, kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik, serta komitmen terhadap kepentingan publik. Seluruh aspek tersebut harus menjadi orientasi utama pembinaan organisasi”, bebernya.
Rohmat juga menekankan, bahwa keberhasilan organisasi seyogianya diukur melalui tingkat manfaat yang dirasakan anggota, efektivitas tata kelola, serta kemampuan organisasi dalam membangun kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan tanpa mengurangi independensi Pers.
“Saya mengajak seluruh jajaran PWRI Kabupaten Bogor untuk menjadikan pelantikan DKD sebagai momentum konsolidasi kelembagaan. Mari membangun budaya organisasi yang berbasis profesionalisme, akuntabilitas, transparansi, dan kolaborasi sehingga PWRI semakin dipercaya sebagai organisasi profesi yang mampu memberikan kontribusi substantif terhadap penguatan demokrasi, pembangunan daerah, dan peningkatan kualitas kehidupan pers nasional”, pungkasnya.
Sementara itu, Ahmad Rohani menyampaikan apresiasi atas mandat yang diberikan oleh DPC PWRI Bogor Raya.
Ia menegaskan komitmennya untuk mengimplementasikan arah kebijakan organisasi melalui penguatan koordinasi, peningkatan efektivitas komunikasi internal, serta pengembangan sinergi kelembagaan guna mendukung terwujudnya organisasi yang profesional, adaptif, dan berintegritas.(Arf)

