Tampung Keluhan Pedagang, Fajar Triyanto Sebut PAS IMUD Bakal Inisiasi Kebangkitan Pasar Tradisional Cimanggis

Depok | CitizenNasionalNews.com — Pasar tradisional menghadapi tantangan eksistensial di tengah ekspansi perdagangan digital dan perubahan perilaku konsumen. Menyikapi kondisi tersebut, Pasar Inisiatif Muda (PAS IMUD) menginisiasi gerakan kebangkitan pasar tradisional dengan menampung aspirasi serta keluhan para pedagang di kawasan Pasar Pal, Cimanggis, Kota Depok.

Koordinator PAS IMUD, Fajar Triyanto, menilai keberlangsungan pasar tradisional tidak sekadar menyangkut aktivitas perdagangan, melainkan berkaitan erat dengan perlindungan ekonomi kerakyatan dan keberlanjutan mata pencaharian masyarakat.

“Pasar tradisional merupakan ruang ekonomi rakyat yang memiliki nilai sosial dan historis. Kita tidak boleh membiarkan keberadaannya tergerus oleh perkembangan zaman. Melestarikan pasar tradisional berarti menjaga kehidupan ekonomi masyarakat kecil”, tegas Fajar, Senin 2/11/2026.

Menurutnya, persaingan perdagangan yang semakin kompetitif akibat digitalisasi perlu direspons melalui peningkatan kapasitas pedagang, inovasi pemasaran, serta edukasi konsumen. Perubahan teknologi semestinya menjadi instrumen penguatan, bukan faktor yang meminggirkan pelaku usaha tradisional.

“Nasionalisme ekonomi harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Salah satunya dengan membangun kesadaran masyarakat agar tetap mencintai dan berbelanja di pasar tradisional. Jangan sampai kita kehilangan identitas ekonomi kerakyatan karena lebih mengutamakan perubahan pola konsumsi tanpa mempertimbangkan keberlangsungan pedagang kecil”, ujarnya.

Fajar menegaskan, bahwa pelestarian pasar tradisional membutuhkan tanggung jawab kolektif. Pemerintah, masyarakat, komunitas pemuda, dan pelaku usaha perlu membangun ekosistem perdagangan yang sehat, inklusif, serta memiliki daya saing.

“Pedagang harus mendapatkan ruang untuk berkembang. Kita perlu mendorong pembinaan, promosi, digitalisasi, dan peningkatan kualitas pelayanan agar pasar tradisional tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat modern”, bebernya.

Ia berharap, PAS IMUD dapat menjadi wadah aspirasi sekaligus penggerak partisipasi masyarakat dalam menghidupkan kembali aktivitas ekonomi Pasar Pal Cimanggis. Keluhan pedagang harus ditindaklanjuti melalui langkah pemberdayaan yang terukur dan berkelanjutan.

“Jangan sampai pasar tradisional hanya menjadi bagian dari sejarah. Kita ingin Pasar Pal kembali menjadi pusat ekonomi masyarakat, tempat tumbuhnya usaha kecil, sekaligus simbol kemandirian ekonomi rakyat Kota Depok”, pungkas Fajar.(Arf)

Bagikan artikel ini:

WhatsAppFacebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita
Nasional
Hukum
Search