Didukung Menko PM dan Supian Suri, Dendy BHP Proyeksikan JUSS Cimanggis Jadi Ikon UMKM Kota Depok
Depok | CitizenNasionalNews.com — Dendy BHP, Koordinator JUSS (Jualan UMKM Sama-Sama) Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, memproyeksikan pengembangan UMKM Cimanggis menjadi salah satu representasi kekuatan ekonomi kerakyatan sekaligus ikon pemberdayaan ekonomi Kota Depok. Optimisme tersebut menyusul dukungan Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, dan Supian Suri, Wali Kota Depok.
Dendy menilai, potensi UMKM Cimanggis memiliki landasan untuk dikembangkan melalui konsolidasi pelaku usaha, penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas produksi, serta perluasan akses pemasaran.
Menurutnya, potensi ekonomi lokal membutuhkan pendekatan pemberdayaan yang sistematis dan berkelanjutan.
“Saya memiliki optimisme besar bahwa UMKM Cimanggis dapat berkembang menjadi ikon ekonomi Kota Depok. Namun, pencapaian tersebut harus dibangun melalui kerja kolektif, konsistensi program, dan peningkatan kualitas usaha secara berkelanjutan”, ujar Dendy, Minggu 1/11/2026.
Ia menjelaskan, JUSS hadir dengan pendekatan kolaboratif melalui konsep Jualan UMKM Sama-Sama. Model tersebut diarahkan untuk membangun integrasi antar pelaku usaha sehingga UMKM tidak terfragmentasi dalam persaingan individual, melainkan tumbuh melalui kekuatan jejaring ekonomi masyarakat.
“Orientasi kami bukan semata-mata meningkatkan aktivitas perdagangan, tetapi membangun ekosistem UMKM yang memiliki daya saing, kemandirian, dan keberlanjutan ekonomi. Kami ingin pelaku usaha Cimanggis memiliki posisi strategis dalam perkembangan ekonomi daerah”, tegasnya.
Menurut Dendy, dukungan Cak Imin dan Supian Suri merupakan momentum untuk memperkuat keterhubungan antara kebijakan pemberdayaan masyarakat dengan implementasi program ekonomi di tingkat lokal. Dukungan tersebut diharapkan dapat diterjemahkan menjadi fasilitasi yang konkret dan terukur.
“Kami berharap dukungan pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Depok tidak berhenti pada aspek motivasi, tetapi berkembang menjadi sinergi program, pendampingan usaha, akses pemasaran, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta fasilitasi pengembangan produk UMKM”, ungkapnya.
Lebih lanjut, Dendy berpandangan, bahwa pembentukan identitas UMKM Cimanggis sebagai ikon Kota Depok harus ditopang indikator perkembangan yang objektif, mulai dari peningkatan kualitas produk, pertumbuhan omzet, perluasan jaringan distribusi, hingga kemampuan pelaku usaha memasuki pasar yang lebih kompetitif.
“Kami ingin Cimanggis memiliki identitas ekonomi yang kuat melalui UMKM. Ini bukan sekadar ambisi organisasi JUSS, melainkan cita-cita kolektif untuk menghadirkan kemandirian ekonomi masyarakat dan memperluas manfaat pembangunan”, paparnya.
Dendy menegaskan, bahwa JUSS berkomitmen mendorong kolaborasi lintas sektor sebagai fondasi pengembangan UMKM Cimanggis. Ia optimistis, melalui konsistensi kelembagaan, dukungan kebijakan, dan partisipasi masyarakat, UMKM Cimanggis dapat tumbuh menjadi salah satu ikon ekonomi kerakyatan yang merepresentasikan kemajuan Kota Depok.(Arf)

