Dorong Kepastian Investasi yang Kondusif, PRIDE Siap Fasilitasi Dialog SHILA dan Pemkot Depok
Depok | CitizenNasionalNews.com – Koordinator PRIDE Bidang Business to Business (B to B) dan Business to Government (B to G), Kasno menegaskan, bahwa kepastian hukum merupakan prasyarat fundamental dalam mewujudkan iklim investasi yang kondusif, berkelanjutan, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurut Kasno, masih berkembang persepsi yang kurang tepat mengenai proses perizinan, rencana pengembangan kawasan, serta pelaksanaan investasi SHILA. Kondisi tersebut dinilai memerlukan klarifikasi melalui komunikasi yang berbasis fakta dan regulasi agar tidak menimbulkan ketidakpastian bagi pelaku usaha.
“PRIDE berpandangan bahwa, investasi yang telah memenuhi seluruh persyaratan administratif dan ketentuan peraturan perundang-undangan harus memperoleh kepastian hukum. Kepastian tersebut merupakan instrumen penting dalam menjaga kredibilitas tata kelola investasi di Kota Depok”, ucap Kasno, 23/7/2026.
Kasno menegaskan, bahwa PRIDE siap memfasilitasi forum dialog antara SHILA dan Pemerintah Kota Depok sebagai mekanisme penyelesaian yang mengedepankan komunikasi institusional, transparansi, dan kesamaan pemahaman terhadap berbagai isu yang berkembang.
“Dialog yang konstruktif merupakan pendekatan yang lebih efektif dibandingkan berkembangnya spekulasi di ruang publik. Melalui komunikasi yang terbuka, setiap pihak dapat memperoleh pemahaman yang komprehensif terhadap aspek regulasi maupun substansi pengembangan kawasan”, terangnya.
Kasno juga menilai, bahwa investasi SHILA telah memberikan kontribusi terhadap peningkatan konektivitas kawasan melalui pembangunan akses jalan yang membantu mengurangi tingkat kepadatan lalu lintas di wilayah Sawangan dan Bojongsari.
Ia menyatakan, bahwa pembangunan kawasan tersebut memiliki implikasi ekonomi yang positif. Peningkatan mobilitas masyarakat, menurutnya, telah mendorong tumbuhnya aktivitas perdagangan, jasa, dan investasi baru di kawasan sekitar Situ Bojongsari.
“Keberadaan Alun-alun Wilayah Barat yang telah diserahterimakan kepada Pemerintah Kota Depok menunjukkan bahwa investasi swasta tidak hanya berorientasi pada pengembangan bisnis, tetapi juga dapat menghasilkan nilai tambah berupa penyediaan infrastruktur dan ruang publik bagi masyarakat”, jelasnya.
Kasno menegaskan, bahwa PRIDE akan terus mendorong terciptanya ekosistem investasi yang mengedepankan kepastian hukum, kepatuhan terhadap regulasi, serta sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Tujuan kami adalah membangun kolaborasi yang produktif antara pemerintah dan dunia usaha. Investasi yang dilaksanakan sesuai prinsip tata kelola yang baik akan memberikan dampak multiplikatif melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan aktivitas ekonomi, serta perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat”, tutup Kasno.(Arf)

