Desak Segera Bentuk Pokdarwis Kelurahan, Grassroot Sebut, Camat Harus Kerja Nyata Rapihkan Wilayahnya
Depok | CitizenNasionalNews.com – Koordinator LSM Grassroot Kota Depok, Suryadi (Bhoges), mendesak seluruh camat di Kota Depok segera membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di setiap kelurahan. Menurutnya, percepatan pembentukan Pokdarwis harus dibarengi dengan komitmen nyata menata kawasan kumuh yang hingga kini masih menjadi persoalan mendasar di berbagai wilayah.
“Jangan berbicara pengembangan wisata jika kawasan kumuh masih dibiarkan. Pemerintah harus menyelesaikan persoalan paling mendasar lebih dahulu, yaitu menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, tertata, dan aman bagi masyarakat”, tegas Bhoges, Jum’at 3/7/2026.
Ia menilai, bahwa pembentukan Pokdarwis tidak boleh berhenti sebagai pemenuhan target administratif.
“Pokdarwis bukan sekadar organisasi di atas kertas. Kehadirannya harus menjadi motor penggerak perubahan sosial yang mampu mengonsolidasikan masyarakat dalam menjaga kebersihan, menata lingkungan, dan mengembangkan potensi wilayah secara berkelanjutan”, terangnya.
Menurut Suryadi, Camat memiliki kewenangan strategis untuk memastikan seluruh kelurahan bergerak secara serempak.
“Kami mendesak para Camat agar tidak menunda pembentukan Pokdarwis. Kepemimpinan di tingkat kecamatan harus mampu menerjemahkan kebijakan menjadi aksi nyata yang dirasakan masyarakat”, bebernya.
Ia menegaskan, bahwa penataan kawasan kumuh merupakan prasyarat pembangunan.
“Selama persoalan sampah, drainase, utilitas, dan ruang publik tidak diselesaikan secara serius, sulit berharap lahir kawasan yang memiliki daya tarik investasi maupun potensi wisata berbasis masyarakat”, ungkapnya.
Suryadi juga mengingatkan, bahwa keberhasilan pembangunan tidak diukur dari banyaknya program yang diumumkan, tetapi dari dampak yang dirasakan masyarakat.
“Masyarakat membutuhkan perubahan yang nyata, bukan sekadar seremoni atau kegiatan yang bersifat simbolik. Lingkungan yang bersih dan tertata adalah bukti konkret keberhasilan pemerintah”, jelasnya.
Lebih lanjut, ia meminta seluruh pemangku kepentingan membangun kolaborasi yang kuat.
“Pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat harus bergerak bersama. Penataan kawasan kumuh adalah tanggung jawab kolektif yang akan menentukan kualitas pembangunan Kota Depok di masa depan”, imbuhnya.
“Kami berharap Walikota memberikan instruksi yang tegas kepada seluruh camat agar pembentukan Pokdarwis dan penataan kawasan kumuh berjalan bersamaan. Jangan menunggu persoalan semakin kompleks. Semakin cepat lingkungan ditata, semakin besar peluang meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi lokal dan pariwisata berbasis komunitas”, tandasnya.(Arf)

