Apresiasi LENTERA ASA, Kasno Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas RSUD ASA Depok
Depok | CitizenNasionalNews.com — Kasno, Koordinator Pokja Ramah Investasi Depok (PRIDE), mengapresiasi Inovasi Digital LENTERA ASA yang dikembangkan Hendy Astriono, S.T., M.M., selaku Kepala Bagian Tata Usaha RSUD ASA Kota Depok. Inovasi ini dinilai berpotensi memperkuat tata kelola informasi dan aksesibilitas pelayanan publik di sektor kesehatan.
“Kami mengapresiasi LENTERA ASA sebagai bentuk adaptasi teknologi dalam pelayanan publik. Namun, substansi inovasi digital tidak cukup diukur dari keberadaan platform, melainkan dari kontribusinya terhadap transparansi, akuntabilitas, dan kemudahan masyarakat memperoleh informasi”, ucap Kasno, Kamis 22/10/2026.
Menurutnya, transformasi digital harus terintegrasi dengan pembenahan tata kelola kelembagaan. Website rumah sakit perlu berfungsi sebagai instrumen komunikasi publik yang menyediakan informasi secara sistematis, akurat, relevan, dan mudah diakses.
“Transparansi bukan sekadar membuka informasi, tetapi memastikan informasi tersebut benar, mutakhir, mudah dipahami, dan dapat dipertanggungjawabkan. Konsistensi pengelolaan menjadi faktor penting dalam membangun kredibilitas LENTERA ASA”, tegasnya.
Kasno menambahkan, penguatan platform digital perlu diarahkan pada peningkatan kualitas komunikasi dua arah. Informasi pelayanan, mekanisme pengaduan, serta ruang penyampaian aspirasi masyarakat perlu dikelola secara efektif dan responsif.
“Kami (PRIDE) berharap, LENTERA ASA tidak berhenti pada penyampaian informasi satu arah. Kritik, saran, dan pengaduan masyarakat harus dapat menjadi masukan bagi evaluasi pelayanan sehingga kebutuhan pengguna memperoleh perhatian yang proporsional”, ungkapnya.
Ia menilai, bahwa akuntabilitas inovasi perlu didukung evaluasi berbasis kinerja. Indikatornya dapat mencakup keterbaruan informasi, kemudahan akses, efektivitas komunikasi, serta tindak lanjut terhadap aspirasi masyarakat.
“Keberhasilan inovasi tidak cukup diukur dari kelengkapan fitur atau jumlah informasi yang dipublikasikan. Ukuran substantifnya adalah manfaat yang dirasakan masyarakat dan kemampuan institusi meningkatkan kualitas pelayanan secara berkelanjutan”, terang Kasno.
Lebih lanjut, ia menekankan, bahwa keberlanjutan LENTERA ASA membutuhkan komitmen organisasi, sumber daya manusia yang kompeten, serta mekanisme pengawasan dan evaluasi berkala.
“Teknologi hanyalah instrumen. Kualitas tata kelola ditentukan oleh integritas pengelolaan, kedisiplinan memperbarui informasi, dan kesediaan institusi mempertanggungjawabkan kinerjanya kepada publik”, jelasnya.
Sebagai bagian dari PRIDE, Kasno mendukung pengembangan inovasi digital yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Ia berharap LENTERA ASA terus disempurnakan melalui evaluasi terukur agar mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan RSUD ASA Kota Depok.
“Pada akhirnya, nilai strategis LENTERA ASA terletak pada manfaat konkretnya bagi masyarakat. Transparansi, akuntabilitas, dan responsivitas harus menjadi prinsip utama agar digitalisasi benar-benar mendorong pelayanan kesehatan yang profesional dan berorientasi pada kepentingan publik”, pungkas Kasno. (Arf)

