Hadiri Rapat Kerja PKK Kelurahan Depok Kader RW 14 Sebut, Perkuat Tata Kelola Program Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Adalah Target Utama

Depok | CitizenNasionalNews.com – Ibu Unah bersama Ibu Ela Kader RW 14 Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, mengikuti Rapat Kerja PKK Kelurahan Depok yang membahas penguatan tata kelola program kesehatan masyarakat, ketahanan gizi keluarga, perlindungan sosial, pelestarian lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari implementasi pembangunan berbasis partisipasi.

Menurut Ibu Unah, rapat kerja tersebut menegaskan bahwa kader PKK memiliki fungsi strategis sebagai penghubung antara kebijakan pemerintah dan implementasi program di tingkat masyarakat, sehingga efektivitas pelaksanaan sangat ditentukan oleh kualitas edukasi dan pendampingan kepada warga.

“Kami diarahkan untuk meningkatkan edukasi kepada masyarakat agar memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di puskesmas. Pendekatan promotif dan preventif harus menjadi prioritas karena masih ditemukan kasus tuberkulosis (TB), kanker serviks, serta penyakit infeksi pada ibu hamil yang memerlukan deteksi dan penanganan sejak dini”, ucap Ibu Unah, Rabu 29/7/2926.

Ia menjelaskan, bahwa rapat juga menekankan pentingnya intervensi gizi yang terarah melalui Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita dengan berat badan kurang, balita bergizi kurang, dan ibu hamil sebagai kelompok prioritas dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“PMT diprioritaskan kepada kelompok yang memiliki risiko gizi lebih tinggi. Sementara itu, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah RW 14 masih menunggu implementasi. Kami berharap program tersebut segera direalisasikan agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat”, terangnya.

Selain kesehatan dan gizi, rapat membahas pengelolaan minyak jelantah sebagai bagian dari tata kelola lingkungan berbasis masyarakat. Program tersebut dipandang sebagai instrumen edukatif untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan limbah rumah tangga secara berkelanjutan.

“Pengumpulan minyak jelantah merupakan bentuk tanggung jawab bersama terhadap lingkungan. Pengelolaan limbah yang baik dapat mengurangi pencemaran saluran air maupun badan perairan serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap prinsip pembangunan berkelanjutan”, jelas Ibu Unah.

Sementara itu, Ibu Ela menyampaikan, bahwa rapat turut mensosialisasikan mekanisme penanganan anak putus sekolah melalui Pokja, penguatan sistem keamanan lingkungan melalui Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling), serta prosedur pengajuan bantuan rumah tidak layak huni melalui Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) sebagai bagian dari penguatan perlindungan sosial berbasis komunitas.

“Rapat kerja ini menunjukkan bahwa pembangunan masyarakat tidak dapat dilaksanakan secara sektoral. Diperlukan sinergi antara pemerintah, PKK, kader, lembaga kemasyarakatan, dan partisipasi aktif warga agar setiap program dapat diimplementasikan secara akuntabel, tepat sasaran, inklusif, dan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat”, tandasnya.(Arf)

Bagikan artikel ini:

WhatsAppFacebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita
Nasional
Hukum
Search