Sejalan dengan Astacita Prabowo-Gibran, Hj. Yeti Wulandari Sebut, Ekonomi Rancage Bakal Jadi Pilar Pembangunan Depok

Depok | CitizenNasionalNews.com – Wakil Ketua DPRD Kota Depok Hj. Yeti Wulandari, S.H. menegaskan, bahwa ‘Ekonomi Rancage’ sangat berpotensi jika dijadikan pilar utama pembangunan Kota Depok yang adaptif dan berbasis potensi lokal. Pernyataan itu disampaikannya saat dirinya didaulat menjadi Narasumer utama dalam forum Kesbangpol Provinsi Jawa Barat di Gedung Gumilang Cimanggis Depok, Kamis (16/4/2026).

Forum tersebut dihadiri Kaban Kesbangpol Jabar Drs. Wahyu Mijaya, S.H., M.Si., Kabid Ketahanan Ekososbud Irman Nugraha, S.H., M.H., Kaban Kesbangpol Kota Depok Dr. Dudi Mi’raz Imaduddin, M.Si., Prof. Dr. Julizar Idris, M.Si. dari PT PLN Energi Primer Indonesia, serta Dr. Anthony Leong dari PT PLN Indonesia Power.

“Ekonomi Rancage bukan sekadar konsep, tetapi pilar utama dalam membangun struktur ekonomi daerah yang tangguh dan berkelanjutan”, ucap Srikandi Gerindra Kota Depok, Kamis 16/4/2026.

Menurut anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra ini, pendekatan tersebut dirancang untuk merespons dinamika sosial ekonomi masyarakat secara kontekstual.

“Kita membutuhkan model ekonomi yang fleksibel, yang mampu beradaptasi dengan perubahan sekaligus menjaga stabilitas kesejahteraan masyarakat”, terangnya.

Pimpinan DPRD Kota Depok empat periode ini juga menyebut, bahwa kekuatan utama Ekonomi Rancage terletak pada integrasi kearifan lokal dengan inovasi modern.

“Potensi lokal harus menjadi basis utama, namun dikelola dengan pendekatan inovatif agar memiliki daya saing tinggi”, tegasnya.

Hj. Yeti Wulandari menilai, Depok punya modal strategis di Jawa Barat.

“Depok memiliki keunggulan geografis dan demografis yang harus dimanfaatkan sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi kawasan”, ungkapnya.

Karena itu, dikatakannya bahwa kolaborasi lintas sektor jadi syarat mutlak.

“Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat bukan pilihan, tetapi keharusan untuk memastikan Ekonomi Rancage berjalan efektif”, bebernya.

Politisi partai Gerindra itu juga mengaitkan Ekonomi Rancage dengan visi nasional.

“Ekonomi Rancage sejalan dengan Astacita, terutama dalam mendorong kemandirian ekonomi dan pemerataan pembangunan”, tuturnya.

Ia optimistis Depok bisa menjadi model pembangunan berbasis inovasi lokal di Jawa Barat jika dijalankan konsisten.

“Ekonomi Rancage adalah peta jalan, dan keberhasilannya ditentukan oleh konsistensi serta keberpihakan kita pada pembangunan yang inklusif”, tandasnya.(Arf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita
Nasional
Hukum
Search