Konsisten Berantas Stunting, H.M. HB Tegaskan Fokus Gerindra pada Pelayanan Nyata Masyarakat
Depok | CitizenNasionalNews.com — Komitmen percepatan penurunan stunting sebagaimana menjadi agenda nasional Presiden Prabowo Subianto kembali ditegaskan di tingkat daerah. Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Depok, H. Mohammad HB, menggelontorkan aspirasi untuk pembelian lahan Posyandu Anggrek 1 di wilayah Limo, Poncol, sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan berbasis masyarakat.
H. Mohammad HB menegaskan, bahwa langkah tersebut merupakan implementasi langsung dari garis perjuangan Partai Gerindra yang menempatkan pelayanan masyarakat sebagai prioritas utama.
“Gerindra hadir bukan sekadar sebagai kekuatan politik, tetapi sebagai instrumen pelayanan. Aspirasi ini adalah bentuk nyata bahwa kami bekerja untuk kebutuhan riil masyarakat”, ucap anggota DPRD Kota Depok empat periode ini, Senin 13/5/2026.
Ia juga menekankan, bahwa fokus Gerindra tidak berhenti pada wacana, melainkan pada aksi konkret yang berdampak langsung.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap program yang diperjuangkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Posyandu adalah ujung tombak pelayanan kesehatan, maka harus diperkuat, termasuk dari sisi lahannya”, terangnya.
Lebih lanjut, H. Mohammad HB menyampaikan, bahwa isu stunting menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan kualitas generasi mendatang.
“Kalau kita bicara masa depan bangsa, maka kita bicara anak-anak hari ini. Gerindra berkomitmen hadir di garis depan untuk memastikan mereka mendapatkan layanan kesehatan yang layak sejak dini”, bebernya.
Dalam konteks tersebut, ia menilai pengadaan lahan Posyandu bukan sekadar proyek fisik, tetapi bagian dari strategi besar pelayanan publik.
“Kami tidak ingin pelayanan kesehatan berjalan seadanya. Gerindra mendorong agar fasilitas dasar seperti Posyandu memiliki tempat yang permanen dan representatif”, imbuhnya.
H. Mohammad HB juga menyoroti pentingnya konsistensi dalam mengawal setiap aspirasi yang telah diperjuangkan.
“Kami tidak akan berhenti di tahap penganggaran. Gerindra akan terus mengawal hingga pembangunan terealisasi dan benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat”, ujarnya dengan nada tegas.
Menurutnya, pendekatan pelayanan yang dilakukan Gerindra harus berbasis kebutuhan konkret warga, bukan sekadar program simbolik.
“Kami turun langsung, mendengar, lalu mengeksekusi. Itu prinsip kerja Gerindra melayani, bukan dilayani”, tegasnya.
H. Mohammad HB menegaskan, bahwa penguatan Posyandu merupakan bagian dari komitmen jangka panjang.
“Gerindra akan terus fokus memastikan bahwa negara hadir di tengah masyarakat, terutama dalam layanan dasar seperti kesehatan. Ini bukan soal politik semata, tetapi soal tanggung jawab terhadap rakyat”, tandasnya.(Arf)

