Satukan Arah Visi, Bharock dan Haji Ghoni Perkuat SDM FORKABI Betawi Berkualitas
Depok | CitizenNasionalNews.com — Ketua DPD FORKABI Kota Depok, Edi Dadang Chandra atau Bharock, memperkuat penyelarasan visi organisasi melalui kunjungan kepada Ketua Umum DPP FORKABI, Drs. H. Abdul Ghoni, Minggu (11/10/2026). Pertemuan tersebut diarahkan untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menegaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat Betawi sebagai prioritas kepemimpinannya.
Bharock menegaskan, bahwa FORKABI harus berkembang menjadi wadah pemberdayaan masyarakat yang tidak hanya menjaga identitas budaya, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas, kompetensi, dan kemandirian warga Betawi.
“Bagi saya, ukuran keberhasilan organisasi bukan semata-mata besarnya struktur, melainkan sejauh mana FORKABI mampu meningkatkan kualitas SDM dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kita ingin masyarakat Betawi semakin berpendidikan, terampil, mandiri, dan memiliki daya saing”, ucap Bharock, Minggu 11/10/2026.
Menurutnya, keselarasan visi dengan H. Abdul Ghoni menjadi landasan penting untuk membangun arah gerakan organisasi yang konsisten dari tingkat pusat hingga daerah. Konsolidasi harus menghasilkan program yang terukur dan berkelanjutan, bukan berhenti pada penguatan kelembagaan.
“Semangat saya senafas dengan Haji Ghoni. Kita harus menyatukan visi, memperkuat persatuan, dan memastikan FORKABI hadir melalui kerja nyata. Organisasi ini harus menjadi ruang kolaborasi untuk memajukan masyarakat Betawi, terutama dalam pendidikan, keterampilan, dan kesejahteraan ekonomi”, ungkapnya.
Bharock menilai, bahwa pengembangan generasi muda Betawi perlu menjadi perhatian strategis melalui akses pelatihan, peningkatan keterampilan kerja, kewirausahaan, dan partisipasi sosial.
Langkah tersebut diperlukan agar generasi muda mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan akar budaya.
“Budaya Betawi harus tetap lestari, tetapi kualitas manusianya tidak boleh berhenti berkembang. Kita membutuhkan generasi yang berkarakter, berpengetahuan, produktif, serta mampu menjawab tantangan perubahan sosial dan ekonomi”, jelasnya.
Ia juga mendorong pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu instrumen penguatan kemandirian ekonomi masyarakat.
Menurutnya, program organisasi harus memiliki sasaran yang jelas, pendampingan yang berkesinambungan, serta indikator keberhasilan yang dapat dievaluasi.
“Jangan sampai program hanya menjadi kegiatan seremonial. Kita perlu membangun keterampilan, membuka ruang usaha, memperkuat kapasitas komunitas, dan mendampingi masyarakat agar mampu mengembangkan potensi ekonominya secara mandiri”, tutur Bharock.
Dalam konteks pembangunan daerah, Bharock memandang sinergi dengan pemerintah Kota Depok dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai bagian dari upaya memperluas kontribusi organisasi.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendukung pemberdayaan masyarakat, pelestarian budaya Betawi, dan penguatan solidaritas sosial.
Lebih jauh, Bharock menekankan, bahwa kepemimpinan FORKABI harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta mampu menerjemahkan visi organisasi menjadi program konkret.
Konsistensi pelaksanaan, evaluasi berkala, dan keterlibatan generasi muda dinilai penting untuk memastikan setiap agenda memberikan dampak yang terukur.
“Harapan saya, FORKABI Kota Depok dapat bergerak searah dengan visi Ketua Umum DPP, Haji Abdul Ghoni, dalam membangun masyarakat Betawi yang berkualitas. Kita harus menjaga persatuan, meningkatkan kompetensi, dan memperluas kemandirian ekonomi. Pada akhirnya, kemajuan organisasi harus tercermin dari meningkatnya kualitas hidup masyarakat yang kita layani”, pungkas Bharock. (Arf)

