Musrenbang Kelurahan 2026, Lurah Elin Tegaskan Orientasi ‘Perubahan Depok Maju’ Walikota Depok

Depok | CitizenNasionalNews.com – Lurah Depok Jaya, Herliana Maharani (Lurah Elin) menegaskan, bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Tahun 2026 diposisikannya sebagai perangkat kebijakan strategis dalam mengimplementasikan visi ‘Perubahan Depok Maju’ yang dicanangkan Walikota Depok.

Menurutnya, kualitas Musrenbang ditentukan oleh sejauh mana proses tersebut mampu menghasilkan perencanaan yang rasional, kontekstual, dan berbasis kebutuhan objektif masyarakat.

“Musrenbang harus ditempatkan sebagai proses perumusan kebijakan yang memiliki dasar analisis kebutuhan, bukan sekadar forum pengumpulan daftar usulan”, ucap Lurah Elin usai menggelar Musrenbang 2026 di Kantor Kelurahan Depok Jaya, Rabu 21/1/2026.

Lurah Elin menekankan, bahwa seluruh hasil Musrenbang Kelurahan Depok Jaya disusun dengan merujuk pada sembilan fokus pembangunan prioritas Pemerintah Kota Depok.

“Kerangka kebijakan Walikota sudah memberikan arah normatif yang jelas, di tingkat Kelurahan, kami berkewajiban memastikan sembilan kegiatan wajib tersebut, terakomodasi secara substansial dan relevan dengan kondisi wilayah”, terangnya.

Ia menilai, bahwa konsistensi terhadap kerangka kebijakan kota merupakan prasyarat agar perencanaan tidak berjalan parsial.

Dalam konteks tata kelola perencanaan, Lurah Elin mengakui adanya tekanan administratif berupa tenggat waktu pengumpulan hasil Musrenbang. Namun, ia menegaskan, bahwa aspek tersebut tidak boleh mengurangi kualitas substansi kebijakan.

“Walaupun terdapat batas waktu yang ketat, kami tetap menjaga agar setiap usulan memiliki argumentasi kebutuhan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan secara teknokratis”, tegasnya.

Secara lebih spesifik, Lurah Elin mengungkapkan, bahwa hasil Musrenbang Kelurahan Depok Jaya menunjukkan dominasi usulan pada sektor jalan lingkungan dan drainase.

“Dominasi pada jalan lingkungan dan drainase menunjukkan bahwa kebutuhan infrastruktur dasar masih menjadi isu struktural yang dirasakan langsung oleh masyarakat”, ungkapnya.

Ia menambahkan, fokus pada infrastruktur dasar tersebut merupakan fondasi penting sebelum mendorong intervensi kebijakan di sektor lain.

Terkait sembilan kegiatan wajib, Lurah Elin pun merinci bahwa program-program seperti operasional dan insentif Kader Posyandu, Wisata Keberagaman, penguatan pemilahan sampah organik di sumber, pembentukan dan pembinaan Program Kampung Iklim, insentif RW, penghijauan, Kampung Cabai Sehati, serta pengembangan kreativitas kepemudaan dirancang sebagai kebijakan yang saling terintegrasi.

“Kesembilan fokus ini tidak berdiri sendiri, tetapi membentuk satu ekosistem kebijakan yang menyasar dimensi sosial, lingkungan, dan ekonomi masyarakat secara simultan”, jelasnya.

Lurah Elin juga menekankan, bahwa ukuran keberhasilan Musrenbang tidak terletak pada banyaknya program yang diusulkan, melainkan pada kualitas dan dampak kebijakan yang dihasilkan.

“Perencanaan yang efektif adalah perencanaan yang memiliki tujuan jelas, indikator kinerja terukur, serta potensi keberlanjutan dalam jangka menengah dan panjang”, bebernya.

Menutup pernyataannya, Lurah Elin menegaskan komitmennya untuk memastikan hasil Musrenbang Kelurahan Depok Jaya terintegrasi dalam sistem perencanaan dan penganggaran daerah.

“Harapan kami, Musrenbang 2026 ini menjadi dasar pengambilan kebijakan anggaran yang akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan warga, sejalan dengan agenda Perubahan Depok Maju Walikota Depok”, tandasnya.(Arf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita
Nasional
Hukum
Search